Home Modifikasi Mobil Ini Lah 3 Permainan Modif Mobil yang Salah Jalan

Ini Lah 3 Permainan Modif Mobil yang Salah Jalan

2369
0
SHARE
Ini Lah 3 Permainan Modif Mobil yang Salah Jalan

Haloo semuanya, nih saya ada artikel menarik mengenai permainan modif mobil yang membikin mobil Anda hancur. Materi artikel ini saya rangkum dari beberapa (maaf) “keanehan dan kekonyolan” permainan modif mobil yang diparkir di bengkel salah satu teman SMA saya dulu, dimana hal-hal tersebut sebelumnya diketahui saat yang bersangkutan melakukan servis dan general check up mobilnya. Semoga hal ini bisa dijadikan bahan pengalaman dan pelajaran bagi kita semua.

Baik lah, langsung saja ya, ingat 70% faktor keamanan dari mobil ada pada bagian kaki-kaki, karena bagian inilah yang menahan berat mobil berserta Anda yang ada di dalamnya. Oleh sebab itu jangan sampai permainan modif mobil Anda membawa masalah pada area ini, karena penyakit kaki-kaki itu seperti bom waktu yang bisa saja meledak sewaktu-waktu, ngeri kan?  

Contoh nyatanya sangat banyak, seperti saat orang yang terlihat sehat-sehat saja, tiba-tiba saat jalan “maaf” mendapat serangan jantung dan langsung meninggal di tempat. Hal ini juga dapat terjadi pada kaki-kaki mobil Anda. Walaupun Anda beralasan hanya berjalan 40 Km/jam, tapi kalo tiba-taba as roda Anda putus atau baut ban Anda copot bagaimana? tetap saja berbahaya kan?

Permainan modif mobil dengan body kit keren (ori maupun fiber), mengganti velg aftermarket (ori  ataupun tw), sound system yang menggelegar, mesin mobil yang diupgrade performance (Turbo maupun N/A), hanggaplah biaya modifikasinya sampai 90-150 juta an, tapi!!!

1. Tidak siap dengan biaya perbaikian. 

Biaya untuk perbaikan kaki-kaki mobil yang rusak akibat ulah Anda sendiri karena sering menghantam lobang di jalanan, sudah gitu ban mobilnya extra tipis, sehingga banyak yang harus diperbaiki dan diganti.

Dan saat Anda tahu tagihannya sampai Rp 5 juta, Anda sudah marah-marah kayak gak percaya. ini lah contoh ” berani melakukan permainan modif mobil ”  tapi tidak siap dengan resikonya. Modifikasi bisa habis belasan, puluhan sampai ratusan juta, tapi giliran biaya untuk perbaikan yang jauh lebih murah malah marah-marah, hehehehehe.

2. Rem mobil masih memakai standar bawaan pabrik.

Anda sanggup menghabiskan biaya puluhan juta untuk mengganti velg gede gaya elegant atau menaikan performance mesin Anda baik dengan turbo atau non turbo (N/A), tapi!!! Anda kok sampai tidak menghargai nyawa Anda sendiri karena pelit mengeluarkan rupiah untuk upgrade rem.

Anda pikir rem standar bawaan pabrik dapat menahan mobil Anda yang dengan boost 0.3 – 0.5 bar saja sudah bisa menambah tenaga mesin Anda naik 30 – 45% an. Padahal kekuatan mesin wajib seimbang dengan kekuatan rem.

Lalu apakah mengganti velg juga harus mengupgrade rem? Sekalipun Anda sudah mematuhi kaidah-kaidah menganti velg yang aman Anda tetap harus mengupgrade rem mobilnya. Coba Anda logika, Anda memiliki velg setandar 15 inch, kemudian Anda paksakan menjadi 18 – 20 inch, sedangkan rem Anda masih standar bawaan pabrik dan Anda beralasan “hanya untuk jalan pelan kok, tidak ngebut-ngebut “.

Kemudian Anda berpikir paradigma baru, untuk mengganti rem besar hanya jika tenaga mesin Anda sudah meningkat saja? tolong Anda buang jauh-jauh pikiran tersebut, kenapa?

Ingat, mobil dengan keluaran diatas tahun 2000 sudah menggunakan sensor ABS. Sensor ini terintegrasi dengan ECU mobil Anda. Walaupun Anda bilang hanya jalan 40 Km/jam saja, dan Anda ngerem, saat itu lah sensor ABS akan menghandle sesuai dengan velg ukuran asli pabrikannya, jadi bisa kaco membaca data nya.

Kalau Anda biarkan terus menerus, akan membuat umur sensor rem Anda lebih pendek dan saat itu juga kaki-kaki yang lainnya menjadi terkena imbas karena kinerjanya jadi tidak maksimal gara-gara sistem sensor rem ABS Anda tidak bisa membaca data secara akurat.

Kalau sudah begini mobil Anda jadi mobil yang NON ABS, terus buat apa Anda beli mobil mahal-mahal kalau ujung-ujungnya menjadi NON ABS. Belum lagi umur as roda, bushings, long tie rod, tie rod, dan bearing alias laher roda akan menjadi lebih pendek. 

3. Memotong Per mobil.

Coba Anda perhatikan, peralatan yang ada di bengkel potong per kebanyakan hanya bermodalkan mesin gerinda, benar tidak? Pertanyaanya lebih persisi mana laser cutting dari pabrikan mobil dengan mesin gerinda? Padahal laser cutting bisa memotong dengan tingkat persisi sampai hitungan 0,001 mm.

Jadi, hati-hati kalau Anda mau potong per. Jangan sampai hanya mengejar tampilan mobil ceper tapi malah merusak part kaki-kaki lainya.

Nah gimana, sudah paham kan sekarang? lalu bagai mana dengan mobil Anda, sudah aman? Ingat ya keselamatan Anda lebih mahal dari apapun juga. Jangan sampai permainan modif mobil Anda justru menambah masalah dalam hidup Anda, hehehehehe.

Baiklah teman-teman, sampailah kita pada penghujung artikel ini. Semoga artikel “3 Permainan Modif Mobil yang Salah Jalan” ini berguna untuk Anda semuanya.

Matur nuwun buat perhatiannya dan ahkir kata, tiada gading yang tak retak, mewakili keluarga gajah, saya memohonkan maaf kalau ada salah kata dan tidak bisa memberikan gading yang tidak retak, sampai ketemu diartikel-artikel selanjutnya.

Salam KlinikOtomotif.com

sumber gambar permainan modif mobil : detik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here