Home Mobil Kata Siapa Mobil Kodok Mesinnya Cepat Panas?

Kata Siapa Mobil Kodok Mesinnya Cepat Panas?

2016
0
SHARE

Pasti pada penasaran ya, bener gak sih mobil kodok tua itu mesinnya gampang panas? awalnya saya juga berfikir begitu, sampai saya ketemu dengan penjelasan yang membuat hati dan pikiran saya ahkirnya tercerahkan, hehehehehehe.

Pencerahan ini saya dapatkan pada saat datang ke pameran mobil VW di Gedung JEC Yogyakarta. Seperti biasa, kan ada workshop singkatnya tu, terus tiba-tiba ada yang nanya kesalah satu pembicaranya. “Om, bener gak sih mobil VW tu mesinnya cepat panas” Ahkirnya terjadi diskusi yang lumayan panjang antara pembicara dan audience, Ingin tahu seperti apa hasil diskusinya? nih saya rangkumkan teman-teman.

Mobil VW Tua, Cepat Panas Atau Tidak

Seperti yang Anda tahu mobil VW combi atau sering juga disebut “mobil kodok” merupakan sekian model mobil asal Jerman yang banyak sekali beredar di Indonesia. Mobil ini memang memiliki bentuk yang sudah menjadi ikon sehingga tidak mengherankan kalau banyak orang ingin memilikinya, ditambah lagi tren retro ataupun vintage lagi ramai-ramai saat ini.

Namun, momoknya, Mobil ini kejatuhan stigma sebagai mobil generasi tua yang mesinnya mudah sekali panas dan mogok di jalan. Alhasil, kabar ini sering membuat mereka yang memang terlanjur senang dengan mobil tua ini kemudian membatalkan niat untuk membeli.

Memang, ada yang tidak lazim dari mobil kodok tua ini apabila dibandingkan dengan mobil lainnya. Mesin mobil ini sama sekali tidak menggunakan radiator sebagai sistem pendingin. Sistem pendinginnya murni berasal dari udara yang kemudian berkolaborasi dengan oli mesin untuk menjaga kestabilan suhu.

Tapi, momok mesin kodok tua yang gampang panas ini dibantah om Benny Abu Bakar, salah satu pecinta VW di Yogyakarta.

” Mobil kodok ini pendinginnya udara dan oli. mobil ini tidak punya radiator. Jadi kalau oli pendinginnya kurang ya jelas jadi panas.  Jadi kalau kurang ya di tambah, kurang lagi ditambah lagi, simple “ ujarnya.

Benny yang menjadi pembicara dalam acara tersebut mengaku banyak memiliki mobil VW. Yang terakhir, doi menggunakan mobil VW model bus Jerman rakitan 1973.

Berdasarkan pengalamannya, oli itu pasti berkurang setiap kali habis dipakai.

“Oli itu pasti berkurang terus setiap hari mas. Jadi Anda harus cek 1-2 hari sekali,” katanya sambil menyebut bahwa tidak terlalu susah pilih oli. Doi sendiri memakai pelumas, Mesran Prima.

Mobil VW memang dari dulu menggunakan sistem pendingin model ini. Tapi ditahun 1972, bentuk bus misalnya, sudah menggunakan model pendingin mesin yang lebih besar.

Masa peredaran mobil kodok yang juga biasa disebut “VW roti tawar” ini lumayan panjang. Tidak heran, kalau onderdilnya tersebar banyak di mana-mana.

“Gak susah mencari onderdil mobil ini, percaya deh, saya tidak pernah kesusahan cari onderdilnya,” kata om Benny

Menurut catatan, Eropa dan Amerika Serikat memproduksi mobil ini pada tahun 1967-1979, kemudian Mexico pada tahun 1971–1994, serta Argentina pada tahun 1981–1986 dan bahkan negara Brazil baru saja berhenti memproduksi mobil jenis ini dua tahun lalu (1976-2013). Yang terakhir, Brazil memproduksi mobil VW combi yang sudah ada pendingin cairannya, seperti mobil pada umumnya.

Nah gimana, sudah terjawabkan? rumor bahwa mobil ini mesinnya cepat panas ternyata salah, semua tergantung pemahaman Anda. Caranya sudah sangat jelas, Anda tinggal memperhatikan olinya saja dan jangan sampai kurang.

Anda wajib baca ini: Ini Dia 6 Penyebab Mesin Mobil Cepat Panas

Baiklah sekian dulu teman-temanan. Semoga artikel mobil kodok ini bermanfaat bagi teman-teman semuanya. Sampai ketemu di artikel-artikel selanjutnya.

Salam KlinikOtomotif.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here